Jelang Ramadhan, Harga Sembako Di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Merangkak Naik

Google Plus Stumbleupon


Pedagang Tanjung Bajure Sungai Penuh/Soraklintera.com
Pedagang Tanjung Bajure Sungai Penuh/Soraklintera.com /

SORAKLINTERA.COM, SUNGAI PENUH - Mendekati awal bulan suci Ramadhan, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Sungai penuh terus merangkak naik. 

Sejumlah pedagang bahkan mulai mengeluhkan kondisi tersebut lantaran omset mereka ikut berkurang setelah masyarakat ikut membatasi pembelian demi menghemat pengeluaran.

Rosi, pedagang sembako di Pasar Tanjung Bajure mengaku sejak harga sejumlah komoditas naik, dalam sepekan terakhir banyak pembeli yang mengurangi belanjanya. "Kalau biasanya mereka membeli cabe satu kilo, saat harga naik seperti sekarang cuma mau membelanjakan untuk setengah kilo," ujarnya, Jumat, (03/06).

Ia menjelaskan sejumlah komoditas utama masyarakat yang mengalami kenaikan harga antara lain gula pasir yang mengalami kenaikan Rp 2 ribu per kilogram, cabe merah mengalami kenaikan Rp. 6 ribu per kilogramnya.

"Begitu juga dengan harga minyak goreng, tepung terigu, selebih itu masih normal dalam dua hari terakhir, "ucap dia.

Menurutnya, kenaikan harga ini sudah sudah lumrah terjadi setiap akan memasuki bulan Ramadhan. "Apa penyebabnya kurang tahu, tapi mekanisme pasar selalu begitu," tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperindag ESDM Kota Sungai Penuh Abdul Gafar melalui Kabid Perdagangan Azardeni menjelaskan, menjelang Ramadhan untuk bahan sembako yg naik salah satunya gula pasir, pada tanggal 2 mei harga berkisar Rp.13.000, menjelang bulan Ramadhan mulai bergerak naik. Ungkapnya.

" Kenaikan gula pasir hingga minggu kedua pada bulan Mei naik lagi Rp. 14.000 hingga menjelang 1 minggu sebelum Ramadhan naik menjadi Rp. 15.000 sampai saat ini", bebernya.

Dan juga cabe merah seperti cabe keriting dari harga Rp. 20.000 naik menjadi Rp.26.000, cabe besar dari harga Rp. 18.000 naik menjadi Rp.24.000. Dan juga harga minyak goreng dan tepung terigu yang mengalami kenaikan.

Untuk mengatasi itu kalau tidak terjadi perubahan rencananya pada tanggal 13 Juni akan di adakan pasar murah.

Kami akan datang kesetiap Kecamatan, dan lokasinya akan di tetapkan tim Kecamatan dan penggerak PKK. 

"Ini rutin kami laksanakan untuk mengatasi kenaikan harga sembako jelang Ramadhan," terang Azardeni. 

Misalnya, jika nanti harganya Rp.40.000, maka akan di tembus masyarakat dengan harga Rp. 25.000 untuk masing-masing kemasan perpaket. Jadi, setiap kecamatan kita alokasikan 650 paket.

"Dan masalah harga kenaikan daging sapi untuk saat ini tidak mengalami perubahan masih Rp.120.000/Kg, jika nanti terjadi lonjakan harga menjelang ramadhan, pemerintah Kota Sungai Penuh sudah menyiapkan sapi untuk mengatasi masalah ini." tutupnya (Gus)


Editor: Fan

Komentar Anda